Catatan Khotbah bundajo

Persiapan Gereja Menyambut Kedatangan Tuhan

pada September 18, 2016

Pdt Zakaria Senduk

2 Raja Raja 2 1-18

Elia Naik ke Surga.

Yesus akan datang menjemput kita ke surga. Apabila Elia saja bisa, karena ia manusia biasa, Tuhan memberikan janji yang sama kepada kita.

Yakobus 5: 17) Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan

Mempersiapkan diri naik ke Surga ada hal hal yang harus tertanam di tubuh gereja.

1. Gilgal

Ayat 1) Menjelang saatnya TUHAN hendak menaikkan Elia ke sorga dalam angin badai, Elia dan Elisa sedang berjalan dari Gilgal

Penyunatan masal terjadi di Gilgal. Gereja harus melakukan sunat hati. Allah minta kita menjaga hati. Ini waktunya di akhir jaman kita ikut apa yang Tuhan mau, menjaga hati

Markus 7: (21) sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, (22) perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. (23) Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang

Kalau kita punya sakit hari kepada siapaun lepaskanlah pengampunan.

2. Betel

Ayat 2) Berkatalah Elia kepada Elisa: “Baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke Betel.” Tetapi Elisa menjawab: “Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau.” Lalu pergilah mereka ke Betel.

Betel bicara dengan perjumpaan pribadi yang luar biasa yakni Tuhan. Gereja harus bangkit bukan menjadi orang yang biasa. Kekuatan sejati kita datang dari kedekatan hubungan pribadi kita dengan Tuhan. Apakah engkau mendekat kepada Tuhan.

3. Yerikho

Ayat (4) Berkatalah Elia kepadanya: “Hai Elisa, baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke Yerikho.” Tetapi jawabnya: “Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau.” Lalu sampailah mereka di Yerikho. 

Yerikho bicara peperangan rohani, runtuhnya tembok tembok. Apakah kita mau jadi prajurit Tuhan yang luar biasa? 

4. Yordan

(6) Berkatalah Elia kepadanya: “Baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke sungai Yordan.” Jawabnya: “Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau.” Lalu berjalanlah keduanya

Sungai Yordan bicara baptisan, kematian daging. Apakah kita berkorban bagi Kristus?

5. Angin badai

Ayat 11) Sedang mereka berjalan terus sambil berkata-kata, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai. 

Dalam angin badai pergumulan, Allah membawa gerejanya naik ke surga. Berjalan terus perkatakan Firman dan janji Allah. Kuda berapi adalah pelayanan yang dipenuhi Roh Kudus.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: