Catatan Khotbah bundajo

Doa

pada September 4, 2016

Pdt Hesky Rorong

Mazmur 32: (6) Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya

Daud adalah seorang Raja yang sibuk tetapi Daud tidak pernah lepas berdoa kepada Tuhan. Doa membutuhkan konsentrasi walaupun dalam kondisi yang tidak aman. Ini dialami Daud, ia mohon perlindungan Tuhan.

Daud bukan manusia yang sempurna dan pernah kehilangan damai sejahtera ketika jatuh dalam dosa. Ketika mendapatkan pengampunan Tuhan ia kembali mendapatkan sukacita.

Mazmur 32: (5) Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,”dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. 

Mungkin banyak orang tahu tentang doa; namun ada yang bertanya mengapa Tuhan tidak mendengar doa. 

Yakobus 4: 3) Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu. 

Jemaat Yerusalem suka berdoa; namun ada yang tidak dikabulkan Tuhan. Yakobus mengingatkan bahwa waktu itu karena salah berdoa. Ketika orang menyalahartikan ayat ini orang bisa mempersalahkan Tuhan.

Dua hal yang terkait dengan doa:

1. Iman.

Hal hal yang ajaib (mujizat) terjadi ketika kita melalui alur yang benar, dalam doa dengan dasar iman.

Ibrani 11: (1) Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat

Iman bertumbuh dan hidup ketika kita mendengar berita Kristus, berita Firman Allah. Iman menjadi dasar untuk berharap pada sesuatu.

Yakobus 1: 6) Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. (7) Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. (8) Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya

2. Dosa

Sebelum berdoa, pastikan hati beres terbebas dari kepahitan dan sakit hati.

Yesaya 59: 1) Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; (2) tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

Mari kita setia dalam doa.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: