Catatan Khotbah bundajo

Yesus Batu Penjuru

pada Agustus 21, 2016

Ps Frankie Wala

1 Petrus 2: 6) Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: “Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan.” 

Surat ini khusus ditujukan kepada orang Yahudi yang sudah menjadi Kristen dan percaya tetapi menjadi pendatang di tanah orang. Surat ini adalah petikan, sudah pernah disampaikan sebelum Petrus menyampaikan kepada mereka. Siapa yang menyampaikannya?

“Sebab ada tertulis dalam kitab Suci”

 Yesaya 28: 16) sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: “Sesungguhnya, Aku meletakkan sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang mahal, suatu dasar yang teguh: Siapa yang percaya, tidak akan gelisah! 

Petrus mengambil ayat ini dari Yesaya untuk meneguhkan orang Yahudi yang sudah terdiaspora. Yesus adalah batu penjuru yang mahal harganya.

Petrus menambahkan bahwa orang yang percaya Yesus tidak akan dipermalukan.

Sesungguhnya (sumpah, tidak terbantahkan) Aku (Tuhan) meletakkan di Sion.

Mengapa di Sion dan apa yang diletaklan di Sion?

1 Raja Raja 8: (1) Pada waktu itu raja Salomo menyuruh para tua-tua Israel dan semua kepala suku, yakni para pemimpin puak orang Israel, berkumpul di hadapannya di Yerusalem, untuk mengangkut tabut perjanjian TUHAN dari kota Daud, yaitu Sion

Kerajaan resmi Daud adalah di Sion. Disanalah Daud dikatakan raja. Di Sion Allah meletakkan tabut perjanjian Tuhan. Dalam sejarah Israel, tabut perjanjian sangat penting, kalau tidak ada tabut perjanjian maka sudah tidak ada penolong bagi mereka. Di dalam tabut Allah ada kehadiran Tuhan.

Sion adalah lambang kediaman Allah. Sion identik dengan orang percaya dan gereja Tuhan. Tabut Allah bukan hanya bangunan.

1 Korintus 3:16) Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

Karena kita adalah bait Allah, tempat kehadiran Allah maka harus dirawat baik agar berkenan kepada Allah.

“Sebuah batu terpilih”, batu penjuru.

Batu ini hanya satu, terpilih menjadi proses dari kandungan, Dialah Yesus.

Sebelum Yesus dikatakan batu penjuru, batu penjuru sudah ada. Rosipina dalam terjemahan Ibrani atau Akroginiaos dalam bahasa Yunani, batu yang terletak di ujung sudut. Kalau mendirikan bangunan, batu penjuru akan dipisahkan karena akan menentukan kekokohan bangunan tersebut.

Batu penjuru fungsinya mengikat bangunan supaya kokoh tidak tergoyangkan sekaligus dalam badai. Yesus adalah batu penjuru, batu pengikat dalam rumah tangga.

Yesus menyelesaikan tugasNya di kayu salib. Dialah batu penjuru bagi kita yang percaya.

Tempatkan Yesus di dalam hidup kita.

1 Petrus 2:  (7) Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak percaya: “Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan. 8) Mereka tersandung padanya, karena mereka tidak taat kepada Firman Allah; dan untuk itu mereka juga telah disediakan. (9) Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: (10) kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

Tugas kita sebagai bangsa terpilih memiliki tugas memberitakan perbuatan besar Tuhan kepada orang lain.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: