Catatan Khotbah bundajo

Hidup sebagai Keluarga Allah

pada Agustus 14, 2016

1 Timotius 3: (14) Semuanya itu kutuliskan kepadamu, walaupun kuharap segera dapat mengunjungi engkau. (15) Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.

Secara manusia, kita sering melihat kebanggaan atau berkat apabila menjadi keluarga pejabat, segala fasitas dapat terpenuhi. Apalagi apabila kita menjadi keluarga allah, dimana berkat dan sukacitanya kekal untuk selama    

Bagaimana kita menjadi bagian dalam keluarga Allah

1. Jemaat yang hidup

Anak Tuhan rohaninya harus hidup dan bertambah setiap harinya, bertumbuh dan berbuah.

2. Menjadi tiang penopang

Gedung tanpa tiang penopang tidak akan berdiri kokoh. Tuhan inginkan kita menjadi tiang di dalam gereja sehingga tidak mudah terombang ambing.

Yeremia 1: 18) Mengenai Aku, sesungguhnya pada hari ini Aku membuat engkau menjadi kota yang berkubu, menjadi tiang besi dan menjadi tembok tembaga melawan seluruh negeri ini, menentang raja-raja Yehuda dan pemuka-pemukanya, menentang para imamnya dan rakyat negeri ini. 

3. Punya dasar kebenaran

Anak Tuhan harus berani menampilkan kebenaran dalam kehidupan sehari hari.

Roma 10: (1) Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan. (2) Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar. (3) Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: