Catatan Khotbah bundajo

Be Blessed Grow Strong and Stay Fresh – Like An Eagle

pada Januari 31, 2016

Pastor Leo Bigger

Ulangan 32:  (11) Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di  – atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya, (12) demikianlah TUHAN sendiri menuntun dia, dan tidak ada allah asing menyertai dia

Tuhan mengajar kita seperti induk rajawali mengajar anaknya untuk terbang. sama seperti Tuhan, induk rajawali melihat potensi anaknya untuk terbang. Kita seringkali merasa tidak nyaman untuk meninggalkan sarang dimana kita merasa aman. Rasa takut itu menghalangi kita untuk terbang.

Kira sering mendengar janji Allah yang akan membawa kita “from glory to glory, from level to level”.

“to” menunjukkan kata transisi saat kita belajar dan kita tidak suka membicarakan “to”.

Allah adalah Allah yanb mendukung dan mengasihi.

Ketika hendak belajar terbang perasaan perasaan seperti perasaan seperti sendirian (Lonely), overwhelmed, violated, embarassed.

Ketika anak rajawali belajar terbang ia belajar menjadi kuat.

Yesaya 40:  (31) tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Semua badai akan membuat kita menjadi kuat. Kadang badai bisa membuat kita menjadi pahit seperti hal yang terjadi pada bangsa Israel.

Ulangan 8: 2) Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak

Tidak akan ada rajawali yang akan berdoa minta agar tidak ada badai. di dalam badai kita akan belajar bahwa Allah dekat, dan Allah menyertai.

Yusuf bisa dilewatkan dari penjara, Daud dari Goliath, tetapi Tuhan tidak melakukannya karena mereka lebih kuat dari saat mereka masuk ke dalam badai tersebut

Yakobus 1: 2) Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, (3) sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan

Dalam badai, saat kita merasa lemah, Tuhan kuat.

Apa yang tadinya dianggap sebagai badai yang menjatuhkan akan menjadi badai yang menguatkan.

Mazmur 103: (5) Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.

Setiap pagi rajawali akan berdiam satu jam memeriksa bulu bulunya dan akan mencabut dan membuang yang rusak. Setelah badai, mungkin ada bulu bulu yang rusak yang perlu dibuang. di ujung paruh rajawali ada minyak yang akan melumas bulu bulunya. Ketika kita berdoa di pagi hari, kita mengurapi kembali kekuatan kita sehingga siap kembali menghadapi badai.

Mungkin kita merasa lelah.

Matius 11:  (28) Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: