Catatan Khotbah bundajo

Menjadi Pembawa Kabar Baik

pada Januari 24, 2016

Pdt Hesky Rorong

Yesaya 52:  (6) Sebab itu umat-Ku akan mengenal nama-Ku dan pada waktu itu mereka akan mengerti bahwa Akulah Dia yang berbicara, ya Aku! (7) Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: “Allahmu itu Raja

Israel adalah bangsa yang pernah dijajah oleh Mesir dan hidup dalam keterikatan sehingga mereka berseru dan Tuhan mengutus Musa membawa mereka keluar dari keterikatan. Allah juga mau mereka tidak hanya bebas dari manusia tetapi bebas memuji Allah. Seiiring dengan waktu, bangsa ini berbalik dan kerinduan Allah adalah mereka berbalik.

Ini adalah gambaran gereja Allah di akhir jaman dimana kita masih terikat dan perlu dipulihkan. 

Supaya dipulihkan, maka diperlukan:

1. Pengenalan secara pribadi

Orang yang tidak mengenal Allah tidak akan mengalami pemulihan. 

2. Menjadi pembawa kabar baik

Inji adalah proklamasi mengenai keselamatan yang besar. Pembawa kabar baik ini disebut sebagai mebasser yakni orang orang yang terpanggil.

a. Orang yang percaya pada Injil

b. Orang yang terbeban memberitakan Injil

c. Orang yang bertanggung jawab atas keselamatan orang lain

d. Orang yang siap dilayani dan melayani

Untuk menjadi Mebasser, kita membutuhkan Roh Allah

Yesaya 61: (1) Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara, (2) untuk memberitakan tahun rahmat TUHAN dan hari pembalasan Allah kita, untuk menghibur semua orang berkabung

Hal ini digenapi 700 tahun kemudian dengan kehadiran Yesus. Yesus juga adalah Pembawa Kabar Baik, Terang Dunia. Sehingga kita juga sebagai pengikutNya juga harus membawa kanar baik dan menjadi terang.

Lukas 4: 18) “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku (19) untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.

Mari kita yang sudah diselamatkan membagikan kabar baik itu.

Mazmur 40: 9) (40-10) Aku mengabarkan keadilan dalam jemaah yang besar; bahkan tidak kutahan bibirku, Engkau juga yang tahu, ya TUHAN. (10) (40-11) Keadilan tidaklah kusembunyikan dalam hatiku, kesetiaan-Mu dan keselamatan dari pada-Mu kubicarakan,

Mazmur 68: ( 11) (68-12) Tuhan menyampaikan sabda; orang-orang yang membawa kabar baik itu merupakan tentara yang besar:

Yesaya 40: (9) Hai Sion, pembawa kabar baik, naiklah ke atas gunung yang tinggi! Hai Yerusalem, pembawa kabar baik, nyaringkanlah suaramu kuat-kuat, nyaringkanlah suaramu, jangan takut! Katakanlah kepada kota-kota Yehuda: “Lihat, itu Allahmu!”

Pemberitaan kita akan memuliakan Bapa di Surga.

Matius : 16) Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: