Catatan Khotbah bundajo

Manusia dan Keselamatan

pada Juni 6, 2015

PDOPG
Pdt. Rasgo Porayouw

Mazmur 8:4-6 (TB)  (8-5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?
(8-6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.
(8-7) Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:

Manusia hampir sama dengan Allah dalam hal apa?

Kejadian 1:26 (TB)  Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

Allah berkata dalam hal gambar dan rupa Nya.

1 Yohanes 1:5 (TB)  Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan.

Dalam Terang ada Cahaya dan Panas sebagai unsur yang menyatu.Itulah Bapa, Yesus dan Roh Kudus.

Yesus adalah Terang.
Ibrani 1:2-4 (TB)  maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.
Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,
jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.

Manusia diciptakan dalam konsep itu tiga tetapi satu, sebagai gambar dan rupa Allah. Lalu Allah berikan kemuliaanNya sehingga saat istimewa di hadapanNya.

Sayangnya manusia tidak dapat mempertahankan kesucian dan ketaatan kepada Allah.

Kejadian 2:16-17 (TB)  Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”

Manusia terikat pada hukum negara, hukum alam, dan yang tertinggi hukum Allah. Di Taman Eden Tuhan turunkan hukumNya dan ketika manusia melanggar hukum itu maka ada hukumanNya adalah mati. Vonis yang dijatuhkan kepada manusia.

Wahyu 20:14 (TB)  Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.

Manusia menjadi orang orang yang terhukum. Vonis sudah dijatuhkan pada Adam Hawa dan keturunannya, neraka. Tetapi,

Yohanes 3:17 (TB)  Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

Alkitab menjelaskan Allah menugaskan Yesus untuk tujuan keselamatan itu. Vonis Allah harus dibatalkan melalui Yesus.

Matius 27:50-52 (TB)  Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,
dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.

Kita sudah divonis dan hanya Yesus yang bisa membebaskan. Jadi kita tidak salah pilih Yesus menjadi JuruSelamat hidup kita.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: