Catatan Khotbah bundajo

Menjadi Rajawali nya Tuhan

pada Februari 7, 2015

7 Feb 2015
PDOPG
Pdt Ivan F. Clement
Yesaya 40: 27-31

Yesaya 40:31  tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Seringkali dalam hidup kita bertanya mengapa doa kita tidak dijawab, kita menanyakan hak kita

Yesaya 40:27b “Hidupku tersembunyi dari TUHAN, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?”

Tuhan menjawabnya dengan mengatakan;
Yesaya 40:28  Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya.

Allah tahu bahwa orang yang menanyakan ini adalah mereka yang lelah secara rohani. Memang untuk dapat berjalan dalam iman, dalam kasih, pasti melelahkan.

Menantikan Tuhan adalah sumber kekuatan kita.
Kita adalah rajawali Tuhan kalau kita menanti nantikan Tuhan.

1. Rajawali naik terbang (soaring).

Rajawali tidak terbang seperti burung lain, ia melayang dalam angin. Angin adalah Roh Kudus, dan kuasa Roh Kudus itu yang membawa naik. Naik bukan dengan kekuatan sendiri, tetapi dengan kekuatan Roh Kudus.

2. Rajawali adalah unggas yang tidak takut badai, bahkan terbang masuk ke badai, karena angin badai membawanya lebih tinggi.

Yesus adalah damai sejahtera.
Kita sering bicara tentang masalah kita sehingga masalah jadi besar, dan Tuhan jadi kecil. Ubahlah menjadi berbicara pada masalah, seperti Yesus yang menyuruh badai diam.

Filipi 4:7  Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Di dalam Yesus, maka di dalam badai sekalipun kita akan merasakan damai sejahtera itu.

Yakobus 1:2-4  Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,
sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.

3. Rajawali terbang ke arah matahari.

Yesus adalah matahari (surya) kebenaran.

Maleakhi 4:2  Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.

Yesus sebelum melakukan mujizat selalu menengadah ke atas, lalu  mengucap syukur kepada Bapa di surga. Siapa yang dapat mengucap syukur di tengah kematian, kekurangan, kesulitan, kalau tidak memandang ke atas?

(Kisah Yesus membangkitkan Lazarus)

Yohanes 11:40-43  Jawab Yesus: “Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?”
Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: “Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku.
Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.”
Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: “Lazarus, marilah ke luar!”

4. Rajawali betah diatas, bahkan sarangnya pun di atas. Ia turun hanya untuk mencari makanan.

Anak Tuhan harus tahu bahwa dirinya “belong to” yang di atas, surga, bukan dunia ini. Oleh karena itu selalu arahkan fokus kita ke perkara yang di atas.

Yang diatas adalah rancangan Tuhan, yang dibawah rancangan manusia

Yesaya 55:8-9  Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.
Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Jadilah kehendakMu, diatas bumi seperti didalam surga.
Doa Bapa kami mengajar kita untuk membawa surga dalam keseharian kita di bumi.

Mari kita menjadi rajawalinya Tuhan.
Amin.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: