Catatan Khotbah bundajo

Menyembah Tuhan

pada Desember 28, 2014

28 Des 2014
GPdI Bethesda
Pdt Hesky Rorong

Lukas 2:13-14  Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya:
“Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”

Damai sejahtera adalah kebutuhan kita, dan akan hadir bagi mereka yang berkenan. Maka Paulus pernah mengatakan bahwa dalam masalah, cukup damai sejahtera Allah yang menyertai.

Ketika Yesus lahir, gembala sedang melakukan tugas mereka dan kabar luar biasa ini datang tiba tiba. Gembala tidak hanya sekedar mendengar tetapi merespon, bersama sama menyatu pergi menyembah Tuhan. Kemuliaan bagi Allah. Natal identik dengan penyembahan bukan pesta. Ketika kita menerima Yesus, kita menyembah dan memuliakan Allah.

Kejadian 6:8  Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

Di zaman Nuh, kejahatan sangat hebat, Tuhan menyesal menciptakan manusia di zaman Nuh. Tetapi itu tidak mempengaruhi imannya, dan ia mendapat kasih karunia Tuhan. Nuh berkenan di hadapan Tuhan, karena prioritasnya untuk menyembah Tuhan.

Kejadian 6:9  Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.

Allah pun mengingat Nuh

Kejadian 8:1  Maka Allah mengingat Nuh dan segala binatang liar dan segala ternak, yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu, dan Allah membuat angin menghembus melalui bumi, sehingga air itu turun.

Nuh pun ingat kepada Allah

Kejadian 8:20  Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.

Allah menghendaki penyembah yang benar, dipimpin dan sesuai Firman Tuhan.

Yohanes 4:23-24  Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

Menyembah Allah dengan kejujuran. Mari kita jadikan penyembahan pada Tuhan menjadi prioritas kita.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: