Catatan Khotbah bundajo

Kuasa Yesus, Asal Kita Percaya

pada November 30, 2014

30 Nov 2014
GPdI Bethesda
Pdt Andreas Wehabora

Yohanes 11:1-4

Mengenai Lazarus yang dibangkitkan

Yohanes 11:1-4  Ada seorang yang sedang sakit, namanya Lazarus. Ia tinggal di Betania, kampung Maria dan adiknya Marta.
Maria ialah perempuan yang pernah meminyaki kaki Tuhan dengan minyak mur dan menyekanya dengan rambutnya. 
Dan Lazarus yang sakit itu adalah saudaranya. Kedua perempuan itu mengirim kabar kepada Yesus: “Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit.”
Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: “Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan.”

Sakit penyakit tidak membawa kematian bagi orang yang percaya, walaupun secara jasmani mati tetap keselamatan roh kita dijamin oleh Tuhan.

Yohanes 11:11-15  Demikianlah perkataan-Nya, dan sesudah itu Ia berkata kepada mereka: “Lazarus, saudara kita, telah tertidur, tetapi Aku pergi ke sana untuk membangunkan dia dari tidurnya.”
Maka kata murid-murid itu kepada-Nya: “Tuhan, jikalau ia tertidur, ia akan sembuh.”
Tetapi maksud Yesus ialah tertidur dalam arti mati, sedangkan sangka mereka Yesus berkata tentang tertidur dalam arti biasa.
Karena itu Yesus berkata dengan terus terang: “Lazarus sudah mati;
tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya. Marilah kita pergi sekarang kepadanya”

Pola pikir manusia dengah Tuhan berbeda, oleh karena itu untuk dapat percaya, ubah pola pikir seperti Kristus.

Seperti Yesus mengasihi Maria, Marta dan Lazarus, Yesus pun mengasihi kita percaya.

Yohanes 11:33-36  Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata:
“Di manakah dia kamu baringkan?” Jawab mereka: “Tuhan, marilah dan lihatlah!”
Maka menangislah Yesus.
Kata orang-orang Yahudi: “Lihatlah, betapa kasih-Nya kepadanya!”

Alangkah indahnya apabila setiap kita punya iman, percaya mendoakan orang sakit dan mereka sembuh. Kita bisa, dengam kuasa yang diberikan Yesus, asalkan kita percaya.

Filipi 3:10  Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,

Apakah kita rindu mengenal kuasa kebangkitan itu, supaya kita selalu hidup?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: