Catatan Khotbah bundajo

Level Kekristenan

pada Juli 20, 2014

20 Juli 2014
GPdI Bethesda

Lukas 9: 37-42
Kekristenan level bawah
1. Tidak bisa menyelesaikan masalah
Lukas 9:40  Dan aku telah meminta kepada murid-murid-Mu supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat.”
2. Gampang kehilangan kepercayaan
3. Gampang tersesat, tidak hanya sekedar mudah terpengaruh ajaran sesat. Tahu tujuan mau kemana, tetapI tidak tahu ada dimana posisinya dan bagaimana menuju ke tujuannya
Lukas 9:41  Maka kata Yesus: “Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu dan sabar terhadap kamu? Bawa anakmu itu kemari!”

Lukas 9: 28
Lukas 9:28  Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.

Apakah Yesus pilih kasih dengan hanya membawa 3 muridNya naik ke atas gunung? Sebenarnya Yesus pasti menawarkan kepada seluruh muridNya karena kemanapun Ia pergi Ia ingin murid murid bersamaNya. Jadi ketiga orang ini yang mau ikut. Mereka memilih ikut naik ke level kekristenan yang lebih tinggi, kemuliaan Allah.

Tuhan menuntun berdasarkan apa yang kita mau namun Tuhan juga menutun kita berdasarkan apa yang Tuhan mau.

Kalau kita menurut apa yang Tuhan mau, Tuhan menyediakan:

1 Korintus 2:9  Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.” 

1. Sesuatu yang tidak pernah kita lihat

Lukas 9:32  Sementara itu Petrus dan teman-temannya telah tertidur dan ketika mereka terbangun mereka melihat Yesus dalam kemuliaan-Nya: dan kedua orang yang berdiri di dekat-Nya itu.
Petrus, Yohanes, Yakobus belum pernah bertemu Musa dan Elia.

2. Yang tidak pernah kita dengar

Lukas 9:35  Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: “Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia.”
Ketika orang level kekristenannya lebih tinggi, tida mustahil kita bisa mendengar suara Allah.

3. Tidak pernah timbul di dalam hati

Lukas 9:33  Dan ketika kedua orang itu hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata kepada-Nya: “Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan sekarang tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.” Tetapi Petrus tidak tahu apa yang dikatakannya itu.

Bagaimana kebahagiaan itu kekal, naikkan level kekristenan kita.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: