Catatan Khotbah bundajo

Memperbaiki Hubungan yang Rusak

pada Mei 18, 2014

18 Mei 2014
GPdI Bethesda
Pdt Hendy Kelingan

2 Korintus 5:18-20  Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.
Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.
Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.

Lembaga tertua yang dibentuk Allah adalah keluarga dan akhir akhir ini berusaha merusaknya. Bagaimana memperbaiki hubungan yang rusak sesuai Firman Tuhan?

1. Berdoalah kepada Allah sebelum bicara dengan orang lain

Yakobus 4:1-2; Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu?
Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.

Berapa banyak konflik terjadi ketika suami istri dalam masalah malah menceritakannya pada orang lain? Masalahmu tidak akan selesai kecuali kalau kita berdoa. Tidak ada yang bisa mengubah karaker seseorang kecuali Tuhan. Berdoalah terus menerus.

2. Selalu mengambil inisiatif dan jangan egois tidak peduli kita yang dilukai atau melukai

Matius 5:23-24; Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

Jangan egois untuk memulai dahulu berdamai. Ibadah dan persembahan kita jadi sia sia apabila kita belum berdamai. Jangan kita jadi bodoh karena gengsi dan harga diri.
Ayub 5:2; Sesungguhnya, orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, dan orang bebal dimatikan oleh iri hati.

3. Bersimpati terhadap perasaan orang

Filipi 2:4; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

Gunakan lebih banyak telinga daripada mulut dalam menghadapi masalah.

4. Belajar mengakui kesalahan

Matius 7:5; Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”

1 Yohanes 1:8; Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.

Belajarlah menghargai dan mengakui kesalahan,

5. Seranglah masalahnya, bukan orangnya

Amsal 15:1 Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah.

Efesus 4:29 Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

Hubungan yang rusak tidak akan selesai kalau saling menyalahkan. Jangan menyerang orangnya, serang masalahnya. Gunakan perkataan yang baik.

Firman Tuhan mengingatkan bahwa di dalam Tuhan tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: