Catatan Khotbah bundajo

Kebaskan Debu, Tanggalkan Ikatan

pada April 27, 2014

27 April 2014
GPdI Bethesda
Pdt Lexy Manopo

Yesaya 52:2  Kebaskanlah debu dari padamu, bangunlah, hai Yerusalem yang tertawan! Tanggalkanlah ikatan-ikatan dari lehermu, hai puteri Sion yang tertawan!

Kebaskan debu
Suka atau tidak suka, debu selalu ada. Debu (kotor) hampir ada di segala tempat. Debu bicara tentang dosa yang tidak kelihatan, jadi di segala lapisan umat Allah, debu harus diperhatikan dan ditebaskan. Debu bisa menjadi masalah dalam hidup kita. Yesaya tidak mau kehilangan umat Tuhan karena dosa, karena itu ia menyuruh kebaskan. Hal kecil tidak dibersihkan dapat merusak hal yang besar.

Kejadian 3:14  Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.

Tanggalkan ikatan
Dalam terjemahan lain rantai yang mengikat leher. Leher antara kepala dan tubuh. Kepala adalah Kristus, badan adalah umat Allah. Yesaya melihat bahwa leher, hubungan antara Kristus dengan gereja terhambat oleh belenggu rantai. Roh jahat mempunyai keinginan besar mengganggu gereja. Roh kesombongan, perpecahan, kelicikan, tidak dapat dipercaya, kemunafikan, najis, dapat menghambat hubungan kita dengan Tuhan.
Memang sukar namun harus dilepaskan. Jangan biarkan rantai itu mengikat.

Roh yang menghambat:
Yesaya 58:1-3  Serukanlah kuat-kuat, janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka dan kepada kaum keturunan Yakub dosa mereka!
Memang setiap hari mereka mencari Aku dan suka untuk mengenal segala jalan-Ku. Seperti bangsa yang melakukan yang benar dan yang tidak meninggalkan hukum Allahnya mereka menanyakan Aku tentang hukum-hukum yang benar, mereka suka mendekat menghadap Allah, tanyanya:
“Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?” Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu.
Yesaya 58:4-5  Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.
Sungguh-sungguh inikah berpuasa yang Kukehendaki, dan mengadakan hari merendahkan diri, jika engkau menundukkan kepala seperti gelagahdan membentangkan kain karung dan abu sebagai lapik tidur? Sungguh-sungguh itukah yang kausebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada TUHAN?

Yang Allah kehendaki:
Yesaya 58:6  Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk,

Yesaya 52:1a  Terjagalah, terjagalah!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: