Catatan Khotbah bundajo

Berbenah Diri

pada November 17, 2013

17 November 2013
GPdI Bethesda
Pdt. Hesky Rorong

1 Petrus 4:7  Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.
Latar belakang Petrus yang pernah menyangkal Yesus mempengaruhi isi surat Petrus, penyesalan dan pertobatan.

Ada 4 hal yang bisa dipelajari dari ayat ini:

1. Kesudahan segala sesuatu sudah dekat
1 Yohanes 2:15-17  Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.
Hanya satu yang tidak berubah, yakni Allah Alfa dan Omega. Manusia yang fana perlu bergantung pada Allah yang kekal.

Mazmur 39:4  (39-5) “Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku, dan apa batas umurku, supaya aku mengetahui betapa fananya aku!
Kita perlu persiapan membenahi kehidupan kita,  selama masih ada kesempatan

Matius 24:13  Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
Kita bisa bertahan hanya dengan kekuatan Tuhan

2. Kuasai diri
Versi King James = be serious
Versi bahasa Yunani = pikiran jernih
Serius dengan Tuhan, pikiran jernih

3. Jadilah tenang
Versi King James = berjaga-jaga
Versi bahasa Yunani = Nepho = keluar dari zona nyaman

Efesus 5:8  Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,

Roma 13:11  Hal ini harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui keadaan waktu sekarang, yaitu bahwa saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur. Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya.

4. Berdoa
1 Tesalonika 5:17, 25  Tetaplah berdoa.
Saudara-saudara, doakanlah kami.
Jangan remehkan doa.
Lukas 22:31-32  Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum,
tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu.”

Serius, berjaga jaga dan berdoa, biarlah hal tersebut menjadi pelayanan kita.
Apakah kita layak?
Apa yang perlu kita benahi di hadapan Allah?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: