Catatan Khotbah bundajo

Merasa Cukup

pada September 22, 2013

22 Sep 2013
GPdI Bethesda
Pdt Hesky Rorong

Matius 6:11  Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya

Yesus mengajarkan cara berdoa yang benar.

Matius 6:5  “Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

Motivasi doa mereka supaya dipuji. Ini pelajaran kita sebagai murid Tuhan, jangan sampai cara berdoa kuta salah.

Kembali ke ayat 11-13, ini adalah doa kesejahteraan baik secara rohani maupun rohani.
Merasa cukup adalah obat manjur untuk mengikis karakter serakah. Merasa cukup membuat ibadah kita berarti di hadapan Allah.

1 Timotius 6:6  Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.

Rasa cukup dalam bahasa aslinya aktokios, kepuasaan, kebahagiaan.
Ibadah, efsedia, kesucian, kesalehan
Kesucian, kesalehan akan melahirkan kepuasan.
Bagaimana bisa merasa cukup? Harus belajar.
Supaya bisa cukup,

Kolose 3:2  Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.
Bukan berarti kita tidak usah bekerja, berusaha, namun Allah bertahta dalam usaha dan pekerjaan kita.

Perumpamaan anak yang hilang (Lukas 15:11-18)
Si Bungsu adalah contoh orang yang tidak memiliki rasa cukup. Seringkali ini yang dialami anak Tuhan.

Yakobus 4:1-3  Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu?
Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.
Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.

Lukas 19:8  Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.”

Zakeus adalah orang yang kecukupan. Namun kecukupan itu diperolehnya dengan cara yang salah. Ketika ada Yesus, ia mengalami perubahan.

1 Timotius 6:8  Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.

Mazmur 73:28  Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya.

Habakuk 3:17-18  Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,
namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.

Mari belajar merasa cukup.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: