Catatan Khotbah bundajo

Kegagalan Disusul Kemenangan

pada September 8, 2013

8 Sep 2013
GPdI Bethesda
Pdt Hesky Rorong

Yosua 7:2-6
Yosua adalah regenerasinya Musa. Yosua berhasil memimpin Israel dengan hebat, termasuk dalam memimpin umat menghancurkan tembok Yerikho dengan pujian penyembahan. Namun, suatu ketika dalam menghadapi bangsa Ai, mereka kalah.

1. Mereka menganggap remeh Ai.
Yosua 7:3  Kemudian kembalilah mereka kepada Yosua dan berkata kepadanya: “Tidak usah seluruh bangsa itu pergi, biarlah hanya kira-kira dua atau tiga ribu orang pergi untuk menggempur Ai itu; janganlah kaususahkan seluruh bangsa itu dengan berjalan ke sana, sebab orang-orang di sana sedikit saja.”
Dalam menjalani kehidupan kita sering menganggap remeh hal hal kecil sehingga lupa mengandalkan Tuhan.

2. Sudah kalah, mereka tawar hati
Yosua 7:5 b … Lalu tawarlah hati bangsa itu amat sangat.
Padahal..
Amsal 24:10  Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.

Yang dapat dilakukan untuk menyikapin kegagalan

1. Kegagalan sebagai indikator untuk mengoreksi diri.
Israel telah berubah setia
Yosua 7:1 Tetapi orang Israel berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan itu, karena Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah, dari suku Yehuda, mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu. Lalu bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel.
Untuk menang mari kita ikuti mau Tuhan, jangan menyimpang. Jangan berubah setia karena sudah merasa hebat.
Yesaya 59:1-2  Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

2. Kegagalan harus disikapi dengan positif
Ketika kita dihadapkan dengan kegagalan supaya kualitas iman dan doa kita teruji.
Yosua setelah gagal bertanya kepada Tuhan.
Yosua 7: 16-23

3. Kegagalan memberi pelajaran
Yeremia 18:11 b. Baiklah kamu masing-masing bertobat dari tingkah langkahmu yang jahat, dan perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: