Catatan Khotbah bundajo

Bertahan dalam Pencobaan

pada Januari 27, 2013

27 Jan 2013
Pdt Markus Subiakto
GPdI Bethesda

Yakobus 1:12  Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

Dalam perjalanan hidup, Yesus tidak pernah berjanji kalau semua akan mulus tanpa kesusahan. Namun Ia berjanji memberi kekuatan.

Bertahan artinya tetap berdiri, tetap eksis, walaupun dalam krisis.
Di akhir jaman, Alkitab mencatat akan terjadi krisis

1. Krisis pengajaran
Matius 24:4-5  Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!
Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
1 Timotius 4:1  Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan
Mari kita bertahan dan berpegang pada Tuhan sehingga kita tidak disesatkan.

2. Krisis hubungan
Matius 24:6  Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.
Iblis bisa memakai hubungan antara manusia dengan manusia menjadi suatu krisis rohani. Hubungan antara suami istri, orang tua-anak, mertua-menantu,gembala-jemaat harus selalu dijaga dengan baik.
Matius 24:12  Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

3. Krisis ekonomi
Matius 24:7b Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.
Orang akan berkata sulit, susah berusaha. Namun orang percaya tidak perlu takut menghadapi krisis
Yeremia 17:7 Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
Matius 24:13 Tetapi orang yang bertahan (hupomeno) sampai pada kesudahannya akan selamat.
Orang yang bertahan akan tetap didalam Tuhan walaupun orang lain meninggalkan. Sekalipun ada pergumulan berat todak meninggalkan Tuhan. Tetap berharap kepada Tuhan walaupun tidak masuk akal.

Bagaimana bertahan dalam masa krisis?

1. Cari Tuhan (melalui doa)
Mazmur 63:1 Mazmur Daud, ketika ia ada di padang gurun Yehuda. (63-2) Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair.

2. Datang beribadah kepada Tuhan
Mazmur 63:2 (63-3) Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus, sambil melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu.
Mazmur 84:10 (84-11) Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik.

3. Memuji Tuhan, tidak bersungut-sungut
Mazmur 63:4 (63-5) Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu.

4. Merenungkan Tuhan
Mazmur 63:6 (63-7) Apabila aku ingat kepada-Mu di tempat tidurku, merenungkan Engkau sepanjang kawal malam

Diawali dengan padang gurun, akan diakhiri dengan sorak sorai.
Mazmur 63:7 (63-8) sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam naungan sayap-Mu aku bersorak-sorai.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: