Catatan Khotbah bundajo

Datang untuk Menyembah Dia

pada Desember 21, 2012

GPdI Bethesda
21 Desember 2012
Perayaan Natal
Pdt Hendra Buyung

Matius 2:2, 11  dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.”

Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur

Ada 3 kelompok yang sangat dekat dengan kelahiran Yesus
1. Kelompok para Majus
2. Kelompok Herodes dan Israel lainnya
3. Kelompok imam

Matius 2:8  Kemudian ia (Herodes)menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: “Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia.”

Mereka sama-sama menggunakan kata menyembah. Namun alasannya berbeda. Dalam bahasa Indonesia, menyembah artinya sujud, hormat, pemujaan.
Orang majus sujud menyembah bayi Yesus.  Fokus perayaan Natal adalah untuk menyembah Dia.

Mengapa harus menyembah?

1. Hanya Tuhan yang layak terima pujian
Wahyu 4:11  “Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.”
Allah ingin agar Israel hanya menyembah Tuhan.
Keluaran 20:1-5
Imamat 26:1
Yosua 24:15
Maleakhi 3:18
Matius 4:10

2. Kerinduan Bapa,semua menyembah dalam roh dan kebenaran
Yohanes 4:21, 23-24  Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

3. Allah Maha Besar dan Kudus
Mazmur 99:9  Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah di hadapan gunung-Nya yang kudus! Sebab kuduslah TUHAN, Allah kita!

4. Penyembahan ada pada perkawinan anak domba
Wahyu 19:10  Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: “Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat.”
Wahyu 22:3  Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,

Penyembahan adalah keintiman dengan Tuhan. Didalam kesesakan, penyembahan menguatkan. Ketika kita sering menyembah Tuhan, kita akan menjadi seperti Yesus. Menyembah memberi, bukan meminta.

Sudahkah kita hidup dalam penyembahan?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: