Catatan Khotbah bundajo

Bertumbuh Mencapai Potensi Maksimal

pada Agustus 26, 2012

26 Agustus 2012
Pdt Hesky Rorong
Yohanes 15:2

Yohanes 15:2  Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.

Perumpamaan tentang ranting hanya ada di injil Yohanes. Injil Yohanes menceritakan keilahian Allah.
Yesus gunakan budaya untuk membuat murid-muridNya paham, salah satunya melalui perumpamaan pokok anggur.

Ada dua pilihan, berbuah atau tidak. Yang tidak berbuah dipotong, dan yang berbuah dibersihkan supaya berbuah lebih banyak. Berbuah identik dengan kesuksesan yang tidak hanya bersifat materi. Orang yang sukses harus ‘dibersihkan’ supaya lebih banyak berbuah. Ini bicara potensi. Potensi atau kesanggupan harus digali dan ditumbuhkan agar maksimal.

Untuk mencapai potensi maksimal tentu ada yang harus dikerjakan.

1. Fokus kepada tujuan
Filipi 3:13  Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,
Filipi 3:14  dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.
Lupakan apa yang ada di belakang. Semua kita punya latar belakang. Untuk mencapai sesuatu yang baik kita harus lupakan penghalang yang membuat kita maju, dan harus berlari, bergerak! Allah yang beri kemampuan, mari kita gali. Untuk sampai kepada panggilan Allah yang sempurna bicara tentang kesiapan kita menjadi pengantin Kristus. Seorang yang mau fokus pada tujuan harus rela berkorban.

2. Fokus pada perbaikan
Yang berbuah akan dibersihkan, yaitu perbaikan agar buahnya lebih maksimal.
1 Tesalonika 4:10b  Tetapi kami menasihati kamu, saudara-saudara, supaya kamu lebih bersungguh-sungguh lagi melakukannya.
(Dalam Alkitab terjemahan sehari-hari: Kami minta dengan sangat, supaya kamu lebih baik)
Harus ada komitmen untuk memperbaiki diri secara berkesinambungan. Mari kita buat komitmen itu dengan Tuhan.

3. Fokus pada masa depan
Filipi 3:13c  …mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku (dalam terjemahan lain: saya berusaha keras mencapai apa yang ada di depan)
Kapan kita siapkan masa depan? Harus dari sekarang!
Pahala dari Tuhan adalah keselamatan. Masa depan kita adalah Kerajaan Surga.

Amsal 23:18  Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: