Catatan Khotbah bundajo

Menjaga Hati

pada April 8, 2012

Pdt. Ferdinand Sth Mth
8 April 2012
Ibadah Paskah

1 Kor 6:20: sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar; karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu

Paskah adalah pesta besar dalam Kekristenan. Suatu momentum berarti tanda benar kita telah ditebus.

Betapa pentingnya kita mengingat betapa kita tidak berarti tanpa penebusan oleh Tuhan. Kita telah dibayar dengan harga yang mahal, yakni darahNya karena kita berharga dimata Tuhan.

Lukas 24: 1-12
Kebangkitan Yesus diragukan oleh beberapa pihak namun kita harus yakin peristiwa kebangkitan Yesus tidak terbantahkan.

2 Kor 4: 16-18
Kalau kita menghadapi tekanan, kita sering lupa kuasa Tuhan yang diberikan melalui darahNya. Ketika kembali mengingat kita telah ditebus dan lunas

Pada tahun 55-56, Paulus ada di Efesus, pusat kekristenan, namun ada kegoncangan di Korintus sehingga surat ini dikirimkan. Di Korintus terjadi pemberontakan, mereka mempertanyakan kerasulan Paulus. Mereka berusaha menolak Paulus karena ada rasul palsu yang menyampaikan bantahan, pemberontakan terhadap rasul Tuhan.

“Sebab itu kami tidak tawar hati”, adalah respon Paulus terhadap pemberontakan itu.

Dalam kekristenan sering dijumpai penyakit “hati”. Masalah seringkali sumbernya dari hati.

Amsal 4:23 Jagalah hati dengan segala kewaspadaan.

1 Raja-raja 19:3
Nabi Elia tercatat pernah takut karena tawar hati mendengar ancaman. Orang yang tawar hati kekuatannya berkurang. Orang menjadi tawar hati biasanya karena ekspektasi (keinginan)nya tidak terjawab. Tuhan tidak bekerja pada keinginan kita namun pada kebutuhan kita.

Ada beberapa hal yang biasanya terjadi pada orang yang memiliki penyakit hati (lost heart):
1) Biasanya ia membuat benteng yang tebal, tidak suka ditegur.
2) Tidak mau bertemu dengan siapa-siapa
3) Tidak mau berurusan dengan apa saja termasuk untuk beribadah

1 Sam 16:7 Daud dipilih menjadi raja diantara kakak-kakaknya karena ia memiliki hati yang kuat.

Kalau kita telah ditebus dan dibayar lunas untuk memuliakan Tuhan, kita cukup menjaga hati. Sebab hati dapat memerintahkan, menghendalikan perilaku sebagai anak Tuhan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: