Catatan Khotbah bundajo

Pelita

Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku
(Mazmur 119:105)
Tinggalkan komentar »

Rahasia Kemenangan

Pdt Hesky Rorong

Kejadian 39: 2) Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.

Yusuf adalah pribadi yang memiliki hubungan dekat dengan Tuhan, sehingga Alkitab tidak mencatat Yusuf mengeluh mengalami proses dalam kegagalan ketika ia dibenci saudara saudaranya, dijual dan tiba di Mesir, negeri yang asing.

Apa yang harusnya dilakukan dalam menghadapi

1) Mengoreksi diri
Yesaya 59: (1) Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; (2) tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu

Kalau mau hidup berkemenangan maka kita harus membuka diri untuk dikoreksi.

2) Tidak putus asa
Ada dua hal dalam ketidakputusasaan; sabar dan tetap berusaha

3) Bersyukur
Orang yang memiliki hubungan intin dengan Tuhan punya kemampuan bersyukur bahkan dalam kesusahan.
1 Tesalonika 5: 18) Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu

Tinggalkan komentar »

Warisan yang Baik

Pengkhotbah 7: 11) Hikmat adalah sama baiknya dengan warisan dan merupakan suatu keuntungan bagi orang-orang yang melihat matahari. 

Warisan yang paling berharga yang ditekankan oleh Sulaiman adalah kehidupan yang berharga, kebenaran Firman Tuhan. Sulaiman menekankan hal ini karena harta dunia bisa rusak dan akan habis.

Matius 6: 19) “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. (20) Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. (21) Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Orang tua punya tanggung jawab, mewariskan harta di surga; ketaatan dan hasil dalam pekerjaan Tuhan.

Harta dunia tidak akan menjamin kehidupan kita bersih dan baik. Sebaliknya kebenaran Firman akan menjaga kita berlaku bersih dan baik. Itu yang perlu diwariskan kepada generasi kita.

Mazmur 119: (9) Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih?Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

Musa dipakai Tuhan untuk memberikan kepada generasi berikutnya di Israel warisan kebenaran Firman Tuhan.

Ulangan 6: (4) Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! (5) Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. (6) Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, (7) haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. 

Sebaliknya Imam Eli tidak mewariskan kebenaran itu kepada anak anaknya (1 Samuel 2).

Efesus 6: 4) Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan

Mari kita mewariskan kebenaran Firman ini kepada anak anak kita.

Tinggalkan komentar »

Ciri Orang Beriman

GPdI Bethesda

Pdt Steve Kumendong
Filipi 4: 1-5

Orang yang beriman memiliki tanda khusus atas sikap setiap hari yang dilakukan, intinya harus jadi berkat, memberkati banyak orang.

Tanda orang beriman:

  1. Teguh dalam Iman kepada Tuhan (Filipi 4: 1) Karena itu, saudara-saudara yang kukasihi dan yang kurindukan, sukacitaku dan mahkotaku, berdirilah juga dengan teguh dalam Tuhan, hai saudara-saudaraku yang kekasih!). Banyak goncangan yang akan terjadi, membuat iman goyah. Karena itu ciri pertama kita haruslah iman yang teguh. Masalah akan sarana membawa kita ke tujuan 
  2. Selalu bersukacita (Filipi 4: 4) Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah). Sukacita adalah pilihan dan bukan karena keadaan. Amsal 17:  (22) Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.
  3. Memiliki kebaikan hati (Filipi 4: 5) Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat)
Tinggalkan komentar »

Berkat dalam Panggilan Tuhan

Pdt Hesky Rorong

Roma 11: (22) Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamupun akan dipotong juga.

Umat Tuhan di Roma memiliki kesombongan rohani merasa sebagai umat pilihan Tuhan. Karena itu Paulus menasihati mereka untuk melakukan dua hal:

  1. Perhatikan kemurahan Tuhan 
  2. Perhatikan kekerasan Tuhan

Kemurahan Tuhan

    Kemurahan Tuhan berbentuk berkat, tidak hanya dalam bentuk materi.

    Yohanes 10: 10) Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan

    Kekerasan (kemarahan) Tuhan

    Allah menunjukkan kekerasan hanya pada sesuatu yang menyimpang/ ketidaktaatan. Hukuman berat dari Tuhan yaitu kutuk

    Banyak orang hanya melihat kemurahan Tuhan sehingga mengabaikan kasih karunia Tuhan.

    Kejadian 12: (1) Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; (2) Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. (3) Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.” 

    Ketika Allah memanggil Abraham keluar dari tanah kelahiran dan keluarganya Allah menjanjikan berkat-berkat ini:

    1. Allah membuat Abram menjadi bangsa yang besar
    2. Allah memberkati
    3. Namanya dibuat masyhur
    4. Abram menjadi berkat
    5. Allah memberkati orang yang memberkati Abram
    6. Oleh Abram semua kaum di bumi akan mendapat berkat
    7. Allah mengutuk orang yang mengutuk Abraham

    Janji berkat ini tidak hanya berlaku untuk Abraham tetapi untuk kita yang menerima panggilan Tuhan dan setia. Kalau kita mulai ragu dengan Tuhan mari kita minta ampun.

    Kejadian 27:  (29) Bangsa-bangsa akan takluk kepadamu, dan suku-suku bangsa akan sujud kepadamu; jadilah tuan atas saudara-saudaramu, dan anak-anak ibumu akan sujud kepadamu. Siapa yang mengutuk engkau, terkutuklah ia, dan siapa yang memberkati engkau, diberkatilah ia.” 

    Mazmur 73: (28) Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya.

    Tinggalkan komentar »

    Membangun Rumah Tangga

    GBI Danau Bogor Raya

    Pdm 

    Amsal 24: (3) Dengan hikmat rumah didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan, (4) dan dengan pengertian kamar-kamar diisi dengan bermacam-macam harta benda yang berharga dan menarik. (5) Orang yang bijak lebih berwibawa dari pada orang kuat, juga orang yang berpengetahuan dari pada orang yang tegap kuat

    Rumah tangga yang mau bertahan

    • Hikmat 
    • Kepandaian (skill)
    • Pengertian
    • Kebijaksanaan

    Rumah tidak didirikan dengan cinta; namun bukan berarti cinta dan kasih tidak penting dalam membangun rumah tangga. Alkitab sendiri mencatat jenis jenis kasih, dan yang terbesar di antaranya adalah kasih Agape. Kasih Agape bukan karena perasaan tetapi keputusan dalam kebenaran. Itulah dasar kasih Tuhan. Ini petunjuk bagaimana kita mengasihi pasangan.

    Malaekhi 2: 14) Dan kamu bertanya: “Oleh karena apa?” Oleh sebab TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu. (15) Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya. (16) Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!

    Tinggalkan komentar »

    Yesus Menangisi Yerusalem

    Ibadah Hari Pentakosta

    Pdt Hesky Rorong

    Lukas 19: 41) Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya

    Dalam berbagai kesempatan dalam menghadapi kesulitan dan pencobaan Yesus tidak pernah menangis. Namun, sebelum Ia disalibkan, justru ia menangis. Apa yang membuat Yesus menangis karena Yerusalem?

    1. Rumah Doa berubah fungsi

    Lukas 19: (46) kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.

    • Mengubah waktu Tuhan untuk kepentingan sendiri.
    • Mencari keuntungan sendiri
    • Sifat pasar yang dibawa ke rumah Allah
    • Sarang penyamun

    1 Korintus 3: 16) Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu

    1 Korintus 3: 17) Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu

    Mari kita lebih menghargai hadirat Allah.

    2. Rumah doa tidak ada doa

    Doa adalah nafas kehidupan rohani kita.

    Matius 21: (12) Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mengusir semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati

    Setelah Yesus membersihkan Rumah Allah, hadir mujizat.

    Matius 21: 14) Maka datanglah orang-orang buta dan orang-orang timpang kepada-Nya dalam Bait Allah itu dan mereka disembuhkan-Nya. 

    Tinggalkan komentar »

    Tuhan adalah Piala Orang Percaya

    Pdt Lidia Robot

    Mazmur 116: (12) Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? (13) Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama TUHAN, (14) akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umat-Nya.

    Mazmur 16: (5) Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.

    Daud men

    1. Piala identik dengan kemenangan

    Dalam segala hal keberhasilan adalah bentuk kemenangan dari Tuhan. Daud menyadari bahwa kemenangan yang ia alami adalah karena Tuhan.

    Mazmur 20: -7) Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-Nya.

    2. Piala identik dengan kebanggan

    Piala tidak diletakkan di gudang, pasti diletakkan dimana orang lain bisa melihat piala itu. Jadikan tidak ada kebanggaan lebih besar selain dari memiliki Tuhan.

    Mazmur 20: 8) Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda, tetapi kita bermegah dalam nama TUHAN, Allah kita.

    3. Piala identik dengan sesuatu yang berharga

    Kejadian 44: 9) Pada siapa dari hamba-hambamu ini kedapatan piala itu, biarlah ia mati, juga kami ini akan menjadi budak tuanku.” (10) Sesudah itu berkatalah ia: “Ya, usulmu itu baik; tetapi pada siapa kedapatan piala itu, hanya dialah yang akan menjadi budakku dan kamu yang lain itu akan bebas dari salah

    Yusuf sengaja meletakkan piala pada karung Benyamin. Harga piala itu disamakan dengan nyawa manusia. Sejauh mana kita menghargai Tuhan.

    Tinggalkan komentar »

    Hati kita adalah Proyek Terbesar Tuhan

     Pdt Herbert Silaban

    Hosea 4: 1-6

    Allah tidak pernah melihat rupa, kekayaan tetapi hati kita. Bangsa Israel diingatkan oleh Hosea mengenai kegagalan dalam hati. Perjalanan Israel dari kehidupan yang dipilih, pemberontakan dan pembuangan. Israel sering tercatat dalam Alkitab gagal menyenangkan hati Tuhan.

    Hosea 4: (1) Dengarlah firman TUHAN, hai orang Israel, sebab TUHAN mempunyai perkara dengan penduduk negeri ini, sebab tidak ada kesetiaan dan tidak ada kasih, dan tidak ada pengenalan akan Allah di negeri ini. 

    Tuhan ingin agar segenap hati kita menjadi milik Allah, tidak separuh.

    Kesetiaan

    Kasih

    Pengenalan akan Tuhan

    Ketika orang Israel gagal memiliki ketiga hal tersebut; (2) Hanya mengutuk, berbohong, membunuh, mencuri, berzinah, melakukan kekerasan dan penumpahan darah menyusul penumpahan darah

    Hosea 4:  (6) Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu. 

     Mari kita mengintropeksi diri setiap hari bagaimana kondisi hati kita, apakah kesetiaan, kasih dan pengenalan akan Tuhn ada dalam hati kita.

    Tinggalkan komentar »

    Firman Tuhan yang Tertanam

    Pdt Hesky Rorong

    Yakobus 1: 21) Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

    Surat Yakobus ini dituliskan untuk anak Tuhan di Yerusalem yang waktu itu mengalami tekanan sehingga mendapatkan kekuatan; serta untuk memperbaiki cara berpikir.

    Kalau Firman itu tertanam maka kita sanggup membuang segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang menghambat hubungan kita dengan Allah.

    Roma 1: 16) Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani

    Firman Allah harus tertanam, dan Yesus memberikan penjelasan menjelaskan jenis tanah rohani dimana harusnya Firman itu tertanam:

    1. Tanah di pinggir jalan

    Matius 13: (4) Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis

    Artinya: 19) Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.

    Kalau kekotoran tadi, si Jahat bisa merampasnya.

    2. Tanah berbatu

    Matius 13: 5) Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis. 

    Artinya ayat 20) Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira. (21) Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itupun segera murtad

    Kita tidak akan bertumbuh kalau hati kita keras.

    3. Tanah di tengah semak duri

    Matius 13: 7) Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati

    Artinya ayat (22) Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.

    4. Tanah yang baik

    Matius 13: 8) Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.

    Artinya ayat (23) Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.”

    Orang yang membiarkan Firman tertabur dan tertanam di hati, maka ia akan berbuah. 

    Tinggalkan komentar »

    Pikul Salib Setiap Hari

    Pdt Hesky Rorong

    Matius 11: 28) Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (29) Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. (30) Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

    Salah satu persyaratan menjadi anak Tuhan adalah memikul salib, menyangkal diri setiap hari. Daging apabila dituruti keinginannya maka akan berbahaya, kalau daging yang menguasai kita tidak pernah akan tunduk pada kehendak Tuhan.

    Memikul salib berarti melawan kehendak daging untuk menyenangkan hati Tuhan. Firman Tuhan mengendalikan kita agar tidak mengikuti arus dunia.

    Yesus kepala Gereja  mengundang setiap orang yang letih lesu berbeban berat untuk datang. Kita sering menganggap undangan ini biasa, 

    Pikul salib bukan untuk Tuhan tetapi untuk  kepentingan kita dan orang lain, yakni mengajarkan

    • Tidak sombong
    • Rendah hati
    • Bergantung kepada Tuhan

    Jaminan Tuhan untuk kita yang memikul salib: kelegaan, ketenangan, beban kita jadi ringan.

    Apakah saat ini kita sedang memikul salib? Jangan menyerah, pegang salib itu maka Tuhan akan memberikan kekuatan.

    Lukas 14: 27) Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. 

    Tinggalkan komentar »