Catatan Khotbah bundajo

Kasih Kepada Allah Sebagai Dasar yang Teguh

pada September 30, 2012

30 Sep 2012
Pdt Lexy Manopo
GPdI Bethesda
2 Tim 2:14-26

2 Timotius 2:19  Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya ialah: “Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya” dan “Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan.”

Paulus menegaskan kita harus membangun iman dengan dasar kita yang kuat, tidak boleh bergeser. Keadaan sekarang adalah orang-orang mudah goyah. Padahal Tuhan sudah memberikan materai bahwa Ia mengenal kepunyaannya. Ada kondisi dimana Tuhan tidak kenal karena kita tidak mau meninggalkan kejahatan dan tidak mengasihiNya.

Matius 7: 15-23
Matius 7:21  Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
Matius 7:22  Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
Matius 7:23  Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

Allah mau kita berpegang pada kasih pada Tuhan. Kasih yang dibangun dengan kuat. Tuhan mengenal gereja yang mengasihiNya.

1 Korintus 13:1  Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.

1 Korintus 13:2  Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.

Apa kejahatan yang dicatat dalam Alkitab? Disaat kita tidak lagi memiliki rasa takut ketika kita mengabaikan perintah Tuhan, melalaikan kewajiban sebagai anak Tuhan.

1 Petrus 1:17  Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini.

Mari belajar dari Firman, berhubungan dengan Tuhan dengan kasih dan roh takut akan Tuhan.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: